Aku merasa sedih, sekaligus berbahagia.
Tidak, aku tidak mendapat izin untuk sedih.
Aku seharusnya merayakan,
karena kau telah berhasil melakukannya.
Saat "milikku" menjadi "pernah menjadi milikku".
Kau berhasil melangkah,
keluar dari masa depanku menuju masa laluku.
Kemudian menetap disana,
untuk selamanya.
Tidak ada yang kusesali.
Termasuk saat kudapati senyummu telah berpaling.
Kau tidak membohongi dirimu sendiri bukan?
Warna abu-abu telah berubah menjadi hitam,
yang berarti tidak.
Untuk "kita".
Berjanjilah padaku,
kau akan menikmati padang rumput yang luas ini.
Tempat dimana jari-jari kita menari,
dan pandangan saling terpaut.
Karena akupun akan segera pergi,
menjauh dari padang ini.
Sampai jumpa,
di horizon dan langit sore yang lainnya.
Dengan rasa yang tidak lagi tawar,
dan senyum yang telah kembali,
sebagai saudara untuk satu sama lain.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment